Serangan artileri mendadak Korea Utara (kita sebut saja untuk memudahkan istilah: Utara) ke pulau Yeon-pyeong yang terletak di Korea Selatan (kita sebut saja: Selatan) hari Selasa 23 Nopember 2010 lalu membuat dunia terhenyak.
Serangan yang menewaskan 2 orang marinir dan 2 warga sipil, 4 orang luka berat dan 18 orang termasuk warga sipil dirawat.
Saksi mata mengabarkan 170 tembakan yang dilepaskan Utara secara membabi buta, 80 diantaranya jatuh di pulau itu mengakibatkan 22 rumah porak poranda, 25 hektar hutan hangus terbakar dan rehabilitasi kota Incheon, kota besar di pulau itu akan menghabiskan dana 40 juta USD. Berita ini bersumber dari Kompas cetak, 25 November 2010, yang tentunya berasal dari berita yang di rilis pihak Selatan. Benar tidaknya, entahlah, saya tidak berniat untuk meng-investigasi sendiri. Tapi setidaknya, menurut pengalaman, biasanya berita tentang perang selalu digelembungkan atau dikempiskan sesuai kebutuhan.
Mudah2an keadaan tidak berkembang menjadi lebih buruk. Sambil menunggu, saya ingin berbagi cerita singkat tentang terbelahnya 2 saudara se bangsa dan se tanah air ini (bukan saja sekedar saudara serumpun!) yang pernah menggelar perang saudara yang ditumpangi banyak pihak yang berkepentingan, Perang Korea, 1951-1953.
JAS MERAH kata Bung Karno, 1965. Jangan sekali-kali melupakan sejarah!
Serangan yang menewaskan 2 orang marinir dan 2 warga sipil, 4 orang luka berat dan 18 orang termasuk warga sipil dirawat.
Saksi mata mengabarkan 170 tembakan yang dilepaskan Utara secara membabi buta, 80 diantaranya jatuh di pulau itu mengakibatkan 22 rumah porak poranda, 25 hektar hutan hangus terbakar dan rehabilitasi kota Incheon, kota besar di pulau itu akan menghabiskan dana 40 juta USD. Berita ini bersumber dari Kompas cetak, 25 November 2010, yang tentunya berasal dari berita yang di rilis pihak Selatan. Benar tidaknya, entahlah, saya tidak berniat untuk meng-investigasi sendiri. Tapi setidaknya, menurut pengalaman, biasanya berita tentang perang selalu digelembungkan atau dikempiskan sesuai kebutuhan.
Mudah2an keadaan tidak berkembang menjadi lebih buruk. Sambil menunggu, saya ingin berbagi cerita singkat tentang terbelahnya 2 saudara se bangsa dan se tanah air ini (bukan saja sekedar saudara serumpun!) yang pernah menggelar perang saudara yang ditumpangi banyak pihak yang berkepentingan, Perang Korea, 1951-1953.
JAS MERAH kata Bung Karno, 1965. Jangan sekali-kali melupakan sejarah!






Ahmad Jayakardi, Seorang Kakek dari (sementara) seorang Cucu,yang sekarang sudah bisa melek. Penulis aktif pada media sosial Kompasiana.com. Senang bergaul dan berbagi kepada sesama. Moto hidup sederhana "Nerimo" ora "Neko-Neko".